Tampilkan postingan dengan label tugas kampus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tugas kampus. Tampilkan semua postingan

Implementasi Sistem

Posted: Rabu, 09 Juni 2010 by Dymas in Label: , ,
0

implementasi sistem (system implementation) adalah tahap meletakkan sistem supaya siap dioperasikan. Dalam menjalankan kegiatan implementasi perlu dilakukan beberapa hal yaitu: menerapkan rencana implementasi, implementation plan merupakan kegiatan awal dari tahap
implementasi sistem, rencana implementasi dimaksudkan terutama untuk mengatur biaya dan waktu yang dibutuhkan, melakukan kegiatan implementasi kegiatan implementasi dilakukan dengan dasar kegiatan yang telah direncanakan dalam rencana implementasi, tindak lanjuti implementasi dilakukan dengan pengetesan penerimaan sistem (systems acceptable test) terhadap data yang sesungguhnya dalam jangka waktu tertentu yang dilakukan bersama-sama dengan user. Kegiatan implementasi dilakukan dengan dasar kegiatan yang telah direncanakan dalam kegiatan implementasi antara lain : pemilihan dan pelatihan personil, instalasi hardware dan software, pengetesan program, pengetesan system dan konversi system. Pelatihan personil dilakukan untuk
mengoperasikan sistem, termasuk kegiatan mempersiapkan input, memproses data, mengoperasikan sistem, merawat dan menjaga sistem. Implementasi dimaksudkan terutama untuk mengatur biaya dan waktu yang dibutuhkan selama implementasi. Dalam rencana implementasi ini, semua biaya yang akan dikeluarkan untuk kegiatan implemntasi perlu dianggarkan dalam bentuk anggaran biaya. Anggaran biaya ini selanjutnya juga berfungsi sebagai pengendalian terhadap biaya-biaya yang harus dikeluarkan.

Read More..

Persiapan Tempat

Posted: by Dymas in Label: , ,
0

Jika peralatan baru akan dimiliki, maka tempat untuk peralatan perlu dipersiapkan terlebih dahulu. Dua hal penting dalam hal instalasi:
Perletakan komponen-komponen fisik sehingga semua komponen dapat mudah dijangkau secara efektif. Menginstalasi perangkat keras yang sudah dikirim dan menginstalasi perangkat lunak yang sudah ada.
Ruang (sesuai dengan platform teknologi yang akan digunakan - Micro, mini atau mainframe)
Listrik, Telpon, koneksi lainnya, ventilasi, AC, Keset anti debu, karpet, rak, penyangga barang, meja, penyimpan disk/pita, lemari kabinet, tempat personil, lokasi printer, dudukan printer dan furniture yang dirancang secara ergonomis
Pengujian Burn in (simulasi operasi pada vendor).

Read More..

Pelatihan Personel

Posted: by Dymas in Label: , ,
0

Manusia merupakan faktor yang perlu dipertimbangkan dalam sistem informasi.
Jika sistem informasi ingin sukses, maka personil-personil yang terlibat harus diberi pengertian dan pengetahuan yang cukup tentang sistem informasi dan posisi serta tugas mereka. Personil yang dipilih dapat berasal dari dua sumber yaitu: Karyawan yang telah ada diperusahaan Calon karyawan dari luar perusahaan. Pengembangan dan evaluasi karyawan (Development and evaluation). Tenaga kerja yang bekerja pada organisasi atau perusahaan harus menguasai pekerjaan yang menjadi tugas dan tanggungjawabnya. Untuk itu diperlukan suatu pembekalan agar tenaga kerja yang ada dapat lebih menguasai dan ahli di bidangnya masing-masing serta meningkatkan kinerja yang ada. Dengan begitu proses pengembangan dan evaluasi karyawan menjadi sangat penting mulai dari karyawan pada tingkat rendah maupun yang tinggi. Memberikan kompensasi dan proteksi pada pegawai (Compensation and protection). Kompensasi adalah imbalan atas kontribusi kerja pegawai secara teratur dari organisasi atau perusahaan. Kompensasi yang tepat sangat penting dan disesuaikan dengan kondisi pasar tenaga kerja yang ada pada lingkungan eksternal. Kompensasi yang tidak sesuai dengan kondisi yang ada dapat menyebabkan masalah ketenaga kerjaan di kemudian hari atau pun dapat menimbulkan kerugian pada organisasi atau perusahaan. Proteksi juga perlu diberikan kepada pekerja agar dapat melaksanakan pekerjaannya dengan tenang sehingga kinerja dan kontribusi perkerja tersebut dapat tetap maksimal dari waktu ke waktu.
“Tidak ada sistem yang bekerja secara memuaskan jika para pemakai dan orang lain yang berinteraksi dengan sistem tersebut tidak dilatih secara benar”
“Pelatihan Personil tidak hanya meningkatkan keahlian/ketrampilan pemakai, namun juga memudahkan penerimaan mereka terhadap sistem baru”
Yang perlu diberi pelatihan :
Personel teknis yang akan mengoperasikan dan memelihara sistem tsb.
Berbagai pekerja dan supervisor yang akan berinteraksi langsung dengan sistem untuk mengerjakan tugas dan membuat keputusan
Manajer Umum
(Pihak luar yang berinteraksi dengan sistem)
Pelatihan meningkatkan kepercayaan diri, meminimisasi kerusakan, kesalahan pada tahap awal operasi :
Cakupan pelatihan :
Tutorial, mengajarkan cara menjalankan sampai pelatihan untuk mengajarkan pokok-pokok sistem baru.
Program Pelatihan :
Pelatihan In house
Pelatihan yang disediakan oleh vendor
Jasa pelatihan luar
Teknik dan Alat bantu pelatihan :
Teleconferencing
Perangkat lunak pelatihan interaktif
Pelatihan dengan instruktur
Pelatihan magang
Manual prosedur
Buku teks
Perangkat lunak pelatihan interaktif :
CBT (Computer-Based Training)
ABT (Audio-Based Training)
VBT (Video-Based Training)
VOD (Video-Optical Disk)

Read More..

Pembuatan dokumentasi

Posted: by Dymas in Label: , ,
0

untuk mengetahui jumlah dan hubungan interaksi antar proses yang ada. Dokumentasi yang telah dibuat kemudian diterapkan dalam aktifitas proses bisnis sehari – hari sebagai langkah DO. Langkah selanjutnya adalah memeriksa efektifitas pelaksanaan sebagai tahapan CHECK untuk kemudian dilakukan perbaikan bila ada ketidaksesuaian sebagai tahapan ACTION. Dokumentasi adalah hal yang penting dilakukan karena menjadi acuan pada tahapan operasi dan pemeliharaan, pada tahapan implementasi, dokumentasi yang dibuat dapat dibagi menjadi tiga jenis : Dokumentasi Pengembangan, Dokumentasi ini menjabarkan system secara lengkap, mencakup deskripsi system, bentuk keluaran, bentuk masukkan, bentuk basis data, bagan alir program, hasil pengujian dan bahkan lembar penerimaan pemakai. Dokumentasi Operasi, dokumentasi ini mencakup antara lain, jadwal pengoprasian, cara pengoprasian peralatan, factor-faktor keamanan, dan masa berlakunya suatu berkas. Dokumentasi Pemakai, berisi petunjuk untuk menggunakan masing-masing program dan juga mencakup materi pelatihan.
Dokumentasi adalah materi tertulis/video/audio yang menjabarkan cara beroperasinya sebuah sistem (termasuk pokok bahasan-pokok bahasan yang harus dikuasai oleh pemakai)
Tujuan Dokumentasi :
Pelatihan
Penginstruksian
Pengkomunikasian
Penetapan standart kinerja
Pemeliharaan sistem
Referensi histories
Menyiapkan Dokumen
Empat Area Utama Dokumentasi :
Dokumentasi Pemakai
Dokumentasi Sistem
Dokumentasi Perangkat Lunak
Dokumentasi Operasi

Read More..

Konversi Sistem Baru

Posted: by Dymas in Label: , ,
0

Adalah proses organisasional terhadap perubahan sistem informasi lama ke sistem baru
Pendekatan yang dapat dipilih :
Instalasi (konversi) langsung mengganti secara langsung sistem lama dengan sistem baru
Insalasi parallel sistem lama dan baru dijalankan secara bersamaan hingga pihak manajemen memutuskan sistem lama dapat ditutup Fungsi dari sistem lama dan baru tidak begitu berbeda Bandingkan antara hasil sistem baru dengan lama Instalasi hanya pada satu lokasi (konversi pilot) sistem dicoba dijalankan pada satu lokasi dan staf berpengalaman/senior memutuskan jika dan bagaimana sistem baru seharusnya digunakan di seluruh organisasi Sistem yang sama hendak diterapkan dilokasi yang berbeda Instalasi bertahap (phase in). Proses perubahan dari sistem lama ke sistem baru dilakukan secara bertahap, dimulai dengan yang hanya memiliki satu atau lebih sedikit komponen fungsionalitas dan secara gradual berkembang hingga ke seluruh sistem.
Perubahan secara langsung, sistem baru diterapkan dan sistem lama langsung dihentikan, Perubahan secara paralel, sistem baru dijalankan bersama-sama dengan system lama, jika sistem baru tidak ada masalah maka sistem lama dihentikan pemakaiannya, Perubahan secara bertahap, perubahan system lama ke sistem baru dilakukan perjenis kegiatan setelah sistem yang baru dianggap telah ok, Perubahan secara moduler, perubahan system lama ke sistem baru dilakukan permodul (misalnya sistem penjualan, dilanjutkan system pembelian dst.) Perubahan secara terdistribusi, mirip dengan perubahan secara moduler hanya saja perubahannya meliputi berbagai lokasi/cabang.
Proses pengubahan dari sistem lama ke sistem baru. Kompleksitas dalampengconversian tergantung pada beberapa faktor al : Jenis PL, Database, Perangkat H/W, Kendali, Jaringan, prosedur.
Metode :
Konversi langsung
Konversi Paralel
Konversi phase-in
Konversi Pilot

Konversi Langsung
Baik jika :
Sistem baru tidak mengganti sistem lama
Sistem lama sepenuhnya tidak bernilai
Sistem baru bersifat kecil/sederhana
Rancangan sistem baru sangat berbeda dari

Konversi Paralel
Memberikan derajat proteksi yang tinggi dari kegagalan sistem baru
Biaya yang dibutuhkan cukup besar

Konversi Phase-In
Sistem baru diimplementasi beberapa kali, sedikit demi sedikit untuk menggantikan sistem yang lama
Sistem harus disegmentasi
Perlu biaya tambahan untuk mengembangkan interface temporer dengan sistem lama.
Daya terapnya terbatas, proses implementasi membutuhkan waktu yang panjang

Konversi Pilot
Perlunya segmentasi organisasi
Resiko lebih rendah dibandingkan metode konversi langsung
Biaya lebih rendah dibandingkan metode paralel
Cocok digunakan apabila adanya perubahan prosedur, H/W dan S/W

Mengconversi File Data
“Keberhasilan konfersi sistem sangat tergantung pada seberapa jauh profesional sistem menyiapkan pengkonversian file data yang diperlukan untuk sistem baru”
Konversi/Modifikasi meliputi :
Format File
Isi File
Media Penyimpanan

Metode Dasar Konversi File :
Konversi File Total  dapat digunakan pada ke 4 metode konversi sistem
Konversi File Gradual  terutama digunakan pada metode paralel dan phase-in

Konfersi file Gradual :
Selama konversi file perlu diperhatikan prosedur kendali untuk memastikan integrasi data.
Prosedur kendali untuk masing-masing klasifikasi file berbeda.

Klasifikasi File :
File Master
File Transaksi
File Index
File tabel
File backup
Suatu Transaksi diterima dan dimasukan ke dalam sistem
Program mencari file master baru untuk record yang akan diupdate oleh transaksi tsb, jika record tersebut ada maka pengupdatetan record selesai.
Jika record tidak ditemukan dalam file master baru, file master lama diakses untuk record yang tepat dan ditambahkan pada file master baru dan diupdate.
Jika Transaksi untuk record baru, record baru disiapkan dan ditambahkan ke file master baru.

Read More..

Peninjauan setelah Implementasi

Posted: by Dymas in Label: , ,
0

Pengujian penerimaan sistem (systems acceptance test), Membahas hasil systems acceptance test, Mengambil keputusan akhir, Apakah sistem berjalan sesuai harapan ?? Jika sesuai, maka penyerahan system, Jika tidak sesuai, maka kembali ke tahap Analisis.
Pengujian sistem pada tahap Kegiatan Implementasi (systems test) : Menggunakan data test , Dilakukan oleh system analyst dengan programmer. Pengujian sistem pada tahap Tindak Lanjut Implementasi (systems acceptance test) : Menggunakan data sesungguhnya (real data) dalam jangka waktu tertentu, Dilakukan oleh system analyst dengan end user.
Evaluasi Sistem sbaru setelah implementasi, Bidang tinjauan pasca implementasi yaitu ada beberapa factor, yaitu Faktor system, Faktor kelayakan Telos, Faktor strategic PDM, Faktor rancangan MURRE. Komponen rancangan system yaitu ada output, input, proses, database, kendali, Flatform tekhnologi. Estimasi : Waktu, biaya, manfaat. Tingkat dukungan : Sumber daya yang tersedia, manajemen puncak, pelatihan. BIdang tinjauan pasca implementasi yaitu direncanakan dan actual. Dan laporan tinjauan pasca implementasi yaitu memperlihatkan variansi rencana dan actual.

Read More..

DEFINISI SISTEM

Posted: by Dymas in Label: , ,
0

Terdapat dua kelompok pendekatan didalam mendefinisikan sistem, yaitu yang
menekankan pada prosedurnya dan yang menekankan pada komponen atau
elemennya. Pendekatan sistem yang lebih menekankan pada prosedur
mendefinisikan sistem sebagai berikut ini :

Suatu sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling
berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan
atau untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu.

Menurut Jerry Fitzgerald, Ardra F. Fitzgerald dan Warren D. Stallings, Jr.,
mendefinisikan prosedur sebagai berikut :
Suatu prosedur adalah urut-urutan yang tepat dari tahapan-tahapan instruksi
yang menerangkan Apa (What) yang harus dikerjakan, Siapa (Who) yang
mengerjakannya, Kapan (When) dikerjakan dan Bagaimana (How)
mengerjakannya.

Pendekatan sistem yang lebih menekankan pada elemen atau komponennya
mendefiniskan sistem sebagai berikut ini :
Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk
mencapai suatu tujuan tertentu.

Kedua kelompok definisi tersebut adalah benar dan tidak bertentangan, yang
berbeda adalah cara pendekatannya. Pendekatan sistem yang merupakan kumpulan
elemen-elemen atau komponen-komponen atau subsistem-subsistem merupakan
definisi yang lebih luas. Definisi ini lebih banyak diterima, karena kenyataannya
suatu sistem dapat terdiri dari beberapa subsistem atau sistem bagian. Sebagai misal,
sistem akuntansi dapat terdiri dari beberapa subsistem-subsistem, yaitu subsistem
akuntansi penjualan, subsistem akuntansi pembelian, subsistem akuntansi penggajian, subsistem akuntansi biaya dan lain sebagainya.

Macam-macam sistem yaitu sistem komputer, sistem informasi, sistem komunikasi, sistem administrasi, sistem akuntansi, dll.
Pengertian Sistem Menurut Para Ahli
Istilah sistem merupakan istilah dari bahasa yunani “system” yang artinya adalah himpunan bagian atau unsur yang saling berhubungan secara teratur untuk mencapai tujuan bersama.

Pengertian sistem menurut sejumlah para ahli :
1. L. James Havery
Menurutnya sistem adalah prosedur logis dan rasional untuk merancang suatu rangkaian komponen yang berhubungan satu dengan yang lainnya dengan maksud untuk berfungsi sebagai suatu kesatuan dalam usaha mencapai suatu tujuan yang telah ditentukan.

2. John Mc Manama
Menurutnya sistem adalah sebuah struktur konseptual yang tersusun dari fungsi-fungsi yang saling berhubungan yang bekerja sebagai suatu kesatuan organik untuk mencapai suatu hasil yang diinginkan secara efektif dan efesien.

3. C.W. Churchman.
Menurutnya sistem adalah seperangkat bagian-bagian yang dikoordinasikan untuk melaksanakan seperangkat tujuan.

4. J.C. Hinggins
Menurutnya sistem adalah seperangkat bagian-bagian yang saling berhubungan.

5. Edgar F Huse dan James L. Bowdict
Menurutnya sistem adalah suatu seri atau rangkaian bagian-bagian yang saling berhubungan dan bergantung sedemikian rupa sehingga interaksi dan saling pengaruh dari satu bagian akan mempengaruhi keseluruhan.

6. Jerry FithGerald
Menurutnya sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang
saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau
menyelesaikan suatu sasaran tertentu.

KLASIFIKASI SISTEM

1. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem abstrak (abstract system) dan sistem fisik (physical system)
Sistem abstrak adalah sistem yang berupa pemikiran atau ide-ide yang tidak
tampak secara fisik. Misalnya sistem teologia, yaitu sistem yang berupa
pemikiran-pemikiran hubungan antara manusia dengan Tuhan. Sistem fisik
merupakan sistem yang ada secara fisik. Misalnya sistem komputer, sistem
akuntansi, sistem produksi dan lain sebagainya.
2. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem alamiah (natural system) dan sistem buatan manusia (human made system)
Sistem alamiah adalah sistem yang terjadi melalui proses alam, tidak dibuat
manusia. Misalnya sistem perputaran bumi. Sistem buatan manusia adalah
sistem yang dirancang oleh manusia. Sistem buatan manusia yang
melibatkan interaksi antara manusia dengan mesin disebut dengan human-
machine system atau ada yang menyebut dengan man-machine system.
Sistem informasi merupakan contoh man-machine system, karena
menyangkut penggunaan komputer yang berinteraksi dengan manusia.
3. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem tertentu (deterministic system) dan
system tak tentu (probabilistic system)
Sistem tertentu beroperasi dengan tingkah laku yang sudah dapat diprediksi.
Interaksi diantara bagian-bagiannya dapat dideteksi dengan pasti, sehingga
keluaran dari sistem dapat diramalkan. Sistem komputer adalah contoh dari
sistem tertentu yang tingkah lakunya dapat dipastikan berdasarkan
programprogram yang dijalankan. Sistem tak tentu adalah sistem yang
kondisi masa depannya tidak dapat diprediksi karena mengandung unsur
probabilitas.
4. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem tertutup (closed system) dan sistem terbuka (open system)
Sistem tertutup merupakan sistem yang tidak berhubungan dan tidak
terpengaruh dengan lingkungan luarnya. Sistem ini bekerja secara otomatis
tanpa adanya turut campur tangan dari pihak diluarnya. Secara teoritis
sistem tertutup ini ada, tetapi kenyataannya tidak ada sistem yang benar-
benar tertutup, yang ada hanyalah relatively closed system (secara relatif
tertutup, tidak benar-benar tertutup). Sistem terbuka adalah sistem yang
berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan luarnya. Sistem ini
menerima masukan dan menghasilkan keluaran untuk lingkungan luar atau
subsistem yang lainnya.

Pengertian Pengembangan Sistem
Pengembangan sistem (systems development) dapat berarti menyusun suatu
sistem yang baru untuk menggantikan sistem yang lama secara keseluruhan atau
memperbaiki sistem yang telah ada. Sistem yang lama perlu diperbaiki atau diganti
disebabkan karena beberapa hal, yaitu sebagai berikut ini :
a. Adanya permasalahan-permasalahan (problems) yang timbul di sistem yang
lama yang dapat berupa :
• Ketidakberesan
• Pertumbuhan organisasi
b. Untuk meraih kesempatan-kesempatan (opportunities)
Dalam keadaaan pasar bersaing, kecepatan informasi atau efisiensi
waktu sangat menentukan berhasil atau tidaknya strategi dan rencana-rencana
yang telah disusun untuk meraih kesempatan-kesempatan yang ada. Bila pesaing
dapat memanfaatkan teknologi ini, maka kesempatan-kesempatan akan jatuh ke
tangan pesaing. Kesempatan-kesempatan ini dapat berupa peluang-peluang
pasar, pelayanan yang meningkat kepada langganan dan lain sebagainya.
c. Adanya instruksi-instruksi (directives)
Penyusunan sistem yang baru dapat juga terjadi karena adanya instruksi-instruksi
dari atas pimpinan ataupun dari luar organisasi, seperti misalnya peraturan
pemerintah.





PRINSIP PENGEMBANGAN SISTEM
1. Sistem yang dikembangkan adalah untuk manajemen
2. Sistem yang dikembangkan adalah investasi modal yang besar
a. Semua alternatif yang ada harus diinvestigasi
b. Investasi yang terbaik harus bernilai
3. Sistem yang dikembangkan memerlukan orang yang terdidik
4. Tahapan kerja dan tugas-tugas yang harus dilakukan dalam proses
pengembangan sistem
5. Proses pengembangan sistem tidak harus urut
6. Jangan takut membatalkan proyek
7. Dokumentasi harus ada untuk pedoman dalam pengembangan sistem

Read More..

SOFT SKILL

Posted: Kamis, 15 April 2010 by Dymas in Label: ,
0

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat allaw SWT atas karunia dan hidayahnya yang telah dilimpahkan sehingga penulis dapat menyusun laporan ini.

Salawat serta salam saya sampaikan kepada Rasullulah Muhammad W yang telah membawa cahaya ilmu dimuka bumi in. semoga kita mendapatkan syafaat dari belaiau kelak di akhir zaman, amin.

Adapun isi makalah ini adalah sebuah studi kasusu mengeenqai Pengolahan Instalasi Komputer pada unit kerja yang telah kami lakukan dan sebagi obyrk nya adalah Warne yakni pada “Warnet Idjo Net” yang beralamat di jl. Lembah no.72. Studi kasus ini merupakan tuigas yang diberikan oleh Dosen mata kuliah “Implementasi Sistem Informasi” dan tugas ini diberikan sebagai tugas kelompok.

Dengan penyusunan makalah ini mudah-mudahan dapat kita ambil manfaatnya. Apabila dalam penyusunan laporan ini masih banyak kekurangan, penulis mohon kritik dan saran yang sifatnya membangun dari pembaca sekalian.








Depok, 14 April 2010


Penulis











BAB.I
PENDAHULUAN


1.1. Tujuan Pembuatan Makalah

Makalah ini disusun sebagai tugas kelompok yang diberikan oleh dosen
“Implementasi Sistem Informasi” pada perkuliahan di semester VI Jurusan manajemen Informatika, Makalah ini merupakan studi kasus mengenai Pengolahan Instalasi Komputer pada unit kerja dan unit kerja yang kami pilih adalah Warnet “Idjo Net”

Makalah ini disusun berdasarkan data-data yang diperoleh dari Idjo net serta data-data yang diperoleh dari berbagai situs internet.

1.2. Tujuan Studi Kasus

Adapun tujuan studi kasus ini adalah sebagai berikut :

1. Menjelaskan mengenai Pengolahan Instalasi Komputer pada unit kerja tersebut ( Warnet ” Idjo net” )
2. Mengetahui keterangan akan komponen-komponen yang ada pada unit kerja tersebut ( Warnet ” Idjo net ” )
3. Mempelajari dan membahas masalah yang terjadi pada unit kerja tersebut dan memberikan solusi terbaik untuk masalah tersebut.

















BAB.II
TINJAUAN UMUM


2.1. Kebutuhan akan Internet

Di Era seperti saat ini dimana sebuah informasi harus diakses secara cepat oleh penerima informasi atau pemberi informasi, hal tersebut dapat dilakukan dengan media /fasilitas canggih yakni internet namun bisa dibayangkan untuk menggunakan fasilitas tersebut masih relative mahal jika kita menggunakan/mempunyai jaringan internet sendiri.

Saat ini ada sebagian orang yang berfikir untuk menyiasati hal tersebut, kini terdapat sebauh tempat dengan sebutan WARNET, adapun warnet itu sendiri adalah tempat yang menjual jasa internet untuk para pengguna internet, yang dalam hal ini, pengguna internet adalah orang yang mencari data informsi maupun yang hanya sekedar mencari hiburan lewat fitur-fitur internet.

Dengan adanya warnet ini kita dapat megakses internet dengan biaya murah, kita tidak perlu memiliki Komputer atau memiliki sebuah jaringan internet sendiri, kita hanya menyewa jasa warnet untuk mengakses internet degan kebanyakan memberikaan jasa hanya ribuan per jam.

2.2. Warnet Ideal

Berdasarkan informasi yang saya kunjungi beberapa situs yang ada di internet ada beberapa Kriteria yang menjadikan warnet menjadi warnet ideal.
Adapun Kriteria tersebut sbb :

Speed
Akses internet pada Warnet tersebut harus memiliki speed (kecepatan) yang baik dalam menerima/mengirim data

Keamanan
Warnet harus memiliki Keamanan untu para konsumennya seperti keamanan pada parkir,dan bebas dari prmanisme.

Kenyaman
Warnet hendaknya dibuat sedemikian rupa sehinnga mempunyai ventilasi yang baik sehingga tidak membuat gerah/panas dan sebaiknya dipasang pendingin atau AC

Peralatan yang lengkap
Warnet yang baik memiliki peralatan pendukung yang lengkap seperti headphone, webcam dll.






BAB.III
TINJAUAN KHUSUS



3.1. Warnet Idjo net

Setelah kita mengetahui sedikit hal mengenai Warnet, sekarang kita akan membahas salah satu Warnet yakni Warnet ”Idjo net” yang berada di Jl lembah no .72 Depok

Idjo net merupakan warnet yang berada dilingkungan perguruan tinngi dibandar lampung, dimana dilingkungan ini akses internet banyak dibutuhkan oleh para mahasisiwa perguruan tinngi tersebut.

Spesifikasi Ruangan pada Idjo net antara lain :
- 1 buah ruangan yang memuat 1 komputer server/billing dan 17 komputer client
- Ruang tunngu
- Toilet
- Kamar mandi

fasilitas : Kipas Angin

Spesifikasi komputer pada Warnet Idjo net antara lain :

Komputer Client
- Monitor samsung 15” standar
- Motherboard Asus PVRD
- Prosessor intel pentium IV 2,6 LGA
- Memori RAM (DDR) 256 MB
- Harddisk 80 GB
- Mouse
- Keyboard

Komputer Server
- Monitor Samsung 17” Standar
- Motherboard Asus PVRD
- Prosessor Intel Pentium IV Dualcore 3.0 Ghz
- Memori 1 GB Kingstone DDR 2 PC 3200 Visipro
- Harddisk 160 GB
- VGA PCL express 128
- CD Room 52x Samsung
- DVD RW Asus 52x
- Mouse optic
- Keyboard
- Speaker aktif simbadda Z200
- Printer Canon PIXMA IP 1700 Infus



Spesifikasi Jaringan pada Warnet Idjo net

Peralatan jaringan yang digunakan Idjo net adalah sebagai berikut
- HUB 16 Port
- HUB 8 Port
- Modem ADSL – Rounter
- Kabel Jaringaa
- Konektor RJ-45


Sistem Operasi

- Sistem Operasi yang digunakan pada Server Idjo net adalah Perasi Windows XP Profesional Version 2002 server Park 1
- Sistem Operasi yang digunakan pada Client adalah Windows XP Home Edition

Program Aplikasi

Program Aplikasi Client Warnet Idjo net :
- Client 008
- Complus placation
- Foxit Software
- Faronict
- Internet Explorer
- Mozzila Firefox
- Games House
- Yahoo Messenger
- Windows Media Player
- MIRC
- Antivirus ANSAV

Program Aplikasi Server pada Warnet Idjo net :
- Microsoft Office 2000
- Winzip 8.1
- Winrar 300 exe
- Adobe Photoshop CS 2
- Mozzila Firefox
- MIRC
- Macromedia Firework 2004
- Style XP
- MP3 Player 1.52
- K-Little Nega Codec Pack 1.60
- Audio Convrter 2.01
- Tune UP Utilities 2008
- Game House
- Power DVD
- Delphi 7.0
- PDF
- PC MAV RC13
- Shollu V3.03
- Microsoft Visio
- Virtual Drive
- Deskjet 3920
- Auto Cad 2002
- Billing
- Antivirus Norton Internet

Tarif yang ditawarkan di Warnet Idjo net :

Personal : 1 jam Rp. 3000

Paket
Paket 1 : 2 Jam Rp. 6000
Paket 2 : 3 Jam Rp. 8000
Paket 3 : 4 jam Rp. 10000

Print
Print Biasa : Rp.300/Lembar
Print Warna : Rp.1000/Lembar














BAB.IV
PEMBAHASAN

3.1. Masalah yang ada pada Warnet Idjo net

Setelah kami melakukan studi kasus pada warnet Assalam, ternyata masih banyak kekurangan pada Warnet tersebut. Adapun kekurangan tersebut adalah sebagai berikut :

Akses Internet yang Lambat
Kurangnya kenyamanan
Kurangnya peralatan pendukung Pada Idjo net
Kurangnya Program Aplikasi

3.2. Solusi

1. Jumlah Komputer client pada Idjo net 17 unit (jumlah yang tidak sedikit) sebaiknya jangan menggunakan peralatan jaringan seperti HUB lebih baik menggunakan SWITCH karena jaringan menggunakan switch jalur jaringan lebih terkontrol dan menambahkan repeater agar sinyal jaringan yang dikirimkan lebih kuat.

2. Fasilitas kenyaman yang diberikan oleh Idjo net hanya Kipas Angin Sebaiknya Idjo net Memasang AC untuk memanjakan konsumenya, karena sebagian besar pebisnis warnet sudah memasang fasilitas AC pada warnetnya


3. Pada Warnet Idjo net tidak memiliki peralatan pendukung yang lengkap, sebaiknya Idjo net menambahkan perlatan pendukung sebagai berikut pada Komputer clientnya :

1. Headphone
2. Webcam
3. Speaker Aktif

4. Program aplikasi yang ada pada client banyak terdapat kekurangan ada baiknya ditambahkan program aplikasi sebagai berikut :

1. Adobe Reader
2. Winamp
3. Winzip
4. Winrar
5. Deep Freeze
6. Tune Up Utilities

Program tersebut sangat dibutuhkan oleh para pengguna internet dan juga sangat berguna untuk Idjo net untu menjaga kondisi Komputer tetap baik dan prima.
KESIMPULAN DAN SARAN



Kesimpulan :

Warnet merupakan tempat untuk mengakses internet dengan biaya murah, dengan adanya warnet memberikan solusi untuk orang yang ingin memperoleh informasii dan memberikan informasi

Warnet Ideal

ü Speed
ü Keamanan
ü Kenyaman
ü Peralatan yang lengkap


Saran :

Didalam pengolahan INstalasi Komputer pada warnet harus memperhatikan kebutuhan dari para pemakai internet dengan memperhatikan peralatan pendukung serta program aplikasi yang lebih.
Selain itu kenyaman dan keaman juga perlu diperhatikan agar didalm membangun sebuah warnet

Read More..

TUGAS KAMPUS

Posted: Sabtu, 05 November 2005 by Dymas in Label:
0

MULTINATIONAL CORPORATION

A company often becomes involved in international trade by exchanging goods or services with another country-importing raw materials it may need for production or exporting finished products to a foreign market. Establishing these trade relationships is the first step in the development of a multinational business. At this stage, however the corporation’s emphasis is still on the domestic market. As trade expands, the corporation’s dealing with companies or people outside the “home country” of that corporation increase.

The corporation then begins to view the whole world as a base for production and marketing operations. The next step in the development of a multinational business is focusing on the world market. The company may establish a foreign assembly plant, engage in contract manufacturing, or build a foreign manufacturing company or subsidiary. Therefore, a multinational corporation is a company that is primarily based in one country and has production and marketing activities in foreign countries.

Since World War II, multinational corporations have grown rapidly. The names and products of many of the multinational have become well-known in the world marketplace: International Business Machines (IBM), Royal Dutch Shell, Panasonic, Coca-Cola, and Volkwagen. Coca-Cola, for example, now has operations in more then 180 countries.

A multinational corporation operates in a complex business environment. Cultural, social, economic, political, and technological system vary from country to country. In order to operate successfully, a multinational company needs a basic understanding and appreciation of the foreign business environment.

Comprehension

A. Answer the following questions about multinationals. Questions with asteris (*) cannot be answered directly from the text.

  1. What is the first step in the development of a multinational business?
  2. Where is the comapany’s emphasis when it is simply trading with other countries?
  3. What market does a multinational corporation focus on?
  4. A company may establish its manufacturing operations in foreign countries? What are three forms that these operations may take?
  5. What is a multinational corporation?
  6. When have multinationals grown rapidly? *Why do you think they have experienced this period of rapid growth?
  7. *What are some products that are produced by the following multinational corporations: IBM, Coca-Cola, Panasonic, Shell, and Volkswagen?
  8. *Why does a multinational corporation operate in a more complex business environment than a domestic company?
  9. *What are some of the social and political factors that can vary from country to country?
  10. Why does a multinational corporation need a basic understanding of foreign business environments? *How can a multinational gain this understanding?

Answer:

  1. The first step (it) is establishing the trade relationship with another country.
  2. The companies emphasis (it) is still on the domestic market.
  3. A multinational corporation (it) focuses on the world market.
  4. The three forms (they) are: It may establish a foreign assembly plant, engage in contract manufacturing, and build a foreign manufacturing company or a subsidiary.
  5. A multinational corporation (it) is a company that is primary based in one country and has production and marketing activities in foreign countries.
  6. Multinationals (they) have grown rapidly since World War II. Because during the war many countries knew what recurces are scarce or abundant in other countries.
  7. IBM: International Business Machines, Royal Dutch Shell oil, Panasonic electronic, Coca-Cola softdrink, Volkswagen automobiles.
  8. Because a multinational corporation focuses on the world market, and each country has its own system: culturally, economically, politically and technologically. Where as a domestic company only operates in one country which its system its already familiar.
  9. Socially: In Japan life time employment system is applied, where as in Indonesia contract system employment is used. Politically: Thailand is monarchism, Indonesia is democratic.
  10. In order to operate successfully. This understanding can be gained through market research.

B. Determine which of the following statement are true and which are false. Then put T or F in the blanks. Rewrite false statements to make them true.

  1. T Multinaltional corporations have grown rapidly since 1945.
  2. F Any company engaged in international trade is a multinational business.
  3. T In order to operate successfully, a multinational company needs to be aware of national and international business environments
  4. F A multinational corporation focuses on its “home country,” or domestic market.
  5. F A multinational company does not establish factories in foreign countries.

Vocabulary Exercises

A. Write down any terms that you did not understand in the reading. Find each term in the reading, look at its context, and try to figure out the meaning. Discuss these terms with your classmates.

B. Look at the terms in the left-hand colomn and find the correct synonyms or definitions in the right-hand colomn. Copy the corresponding letters in the blanks.

1. j corporation ( line 5 ) a. chiefly; principally

2. e expand ( line 6 ) b. function in; work in

3. g view ( line 8 ) c. change

4. i stage ( line 5 ) d. a company having more than half of its stock owned by another company

5. a primarily ( line 13 ) e. increase the dimensions of

6. h base ( line 8 ) f. growth; expansion

7. c vary ( line 21 ) g. see; look at

8. d subsidiary ( line 21 ) h. foundation

9. b operate in ( line 20 ) i. a step in development

10.f development ( line 4) j. a type of business organization formed by an association of stockholders

C.Fill in the blanks in the following paragraph with the most appropriate terms form the list.

base operate in appreciation of expands

vary corporation development subsidiary

staged involved in view relationship

During the development of a corporation, the organizational structure may vary over time and pass through a number of stages . As the corporation grows, it expands its operations. It might become involved in setting up a subsidiary . Although the corporation still has a primary or “home base ,” establishment of a subsidiary allow the company to enter into new relationship with a view toward increasing its production and marketing capabilities.

Text Analysis

Look at the reading to answer these questions.

1.What does each of the following refer to?

LINES WORDS REFERENTS

2 it a company

5 this stage first step

17 IBM International Business Machine

2.Match the connective words or phrases with the appropriate functions.

c however (line 5) a. summarizing

d then ( line 8 ) b. illustrating

a therefore (line 12) c. contrasting

b for example (line 18) d. sequencing information

3.Summarize the two general steps in the development of a multinational corporation.

a. establishing these trade relationship. (line 3-5)

b. focusing on the world market. (line 8-10)

4.Sometimes the definition of a term takes this form:

A restrictive trade law ? is ? law ? that ? a controls the number of goods imported or exported

term being defined ? verb to be ? class? which ? definition

This type of definition is known as a formal definition. In a formal definition the term or word being defined occurs first. It is followed by the verb to be (usually is ar are). Next the class states the general group that the term belongs to:

TERMS CLASSES

multinational corporation company

typewriter business machine

absolute advantage theory of specialization

After the class, either that or which is used. Finally, the definition itself includes information distinguishing this term other members of its class.

Write formal definitions for multinational corporation (page 56), corporation (page 57), and subsidiary (page 57).

a. A multinational corporation is a company that is primatily based in one country and has production and marketing activities in foreign countries.

b.

c.

5.Formal definitions may be shortened to a more general form, which includes less information. This is often called a semiformal definition. The class, that or which, and the verb to be are omitted.

A restrictive trade law ? controls ? the number of goods imported or exported

Term being defined ? verb ? definition

Change the formal definition from the previous exercise into semiformal definitions.

a A multinational corporation is primatily based in one country and has production and marketing activities in foreign countries.

b.

c.

TENSES

Pr – Present; Ps-Past; S-Simple; C-Continuous; F-Future; Pf-Perfect

  1. Pr.S – He writes many letters everyday. (habitual action)
  2. Ps.S – He wrote m.1 yesterday. (occurred in the past)
  3. Pr.C – It is writing m.1 now. (is occurring right now)
  4. Ps.C – He was writing m.1 when it rained yesterday. (two actions in the past).
  5. Pr.F – He will write m.1 tomorrow. (will happen in the future).
  6. Ps.F – He would write m.1 yesterday, but he didn’t have time.
  7. Pr.Pf – He has written m.1 already (has just happened now).
  8. Ps.Pf – He had written m.1 when it rained yesterday. (two actions in the past).
  9. Pr.Fc – He will be writing m.1 when you visit him tomorrow. (in the future)
  10. Ps.Fc – He would be writing m.1 when you visited him yesterday. (in the past)
  11. Pr.FPf – He will have written m.1 when you come tomorrow (in the future)
  12. Ps.FPf – He would have written m.1 when you come yesterday. (in the past)
  13. Pr.Pfc – He has been writing m.1 for two days until now. (continuosly from past until now).
  14. Ps.Pfc – He had been writting m.1 for two days until yesterday (continuosly from past to past)
  15. Pr.Fpf.C – He will have been writing m.1 for two days will tomorrow. (until in the future)
  16. Pr.F.Pfc – He would have been writing m.1 for two days until yesterday. (until in the past)

Read More..

wibiya widget